Pemeriksaan Borax Secara Kualitatif


Mata Kuliah         : Penyehatan Makanan dan Minuman (PMM-A)
Dosen          
         : Khiki Purnawati Kasim, S.ST.,M.Kes
                                                                                                                   
Pemeriksaan Borax Secara Kualitatif
  

                 
NURUL RISKYAH
PO.71.4.221.18.1.080
D-IV TINGKAT II/B
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MAKASSAR
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
PRODI D.IV
2020/2021


      A.    Dasar Teori
Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan ataupun minuman bagi konsumsi manusia. Termasuk didalamnya adalah bahan tambahan pangan, bahan baku pangan dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, atau pembuatan makanan atau minuman (Saparinto dan Hidayati, 2006).
Kualitas pangan dapat ditinjau dari aspek mikrobiologis, fisik (warna, bau, rasa dan tekstur) dan kandungan gizinya. Pangan yang tersedia secara alamiah tidak selalu bebas dari senyawa yang merugikan kesehatan orang yang mengkonsumsinya. Senyawa-senyawa yang dapat merugikan kesehatan dan tidak seharusnya terdapat didalam suatu bahan pangan dapat dihasilkan melalui suatu reaksi kimia dan biokimia yang terjadi selama pengolahan maupun penyimpanan, baik karena kontaminasi ataupun terdapat secara alamiah. Selain itu sering dengan sengaja ditambahkan bahan tambahan pangan (BTP) atau bahan untuk memperbaiki tekstur, warna, dan komponen mutu lainnya ke dalam proses pengolahan pangan.
Borax merupakan senyawa kimia berbahaya untuk pangan dengan nama kimia natrium tetrabonat (NaB4O7 10H2O). Dapat dijumpai dalam bentuk padat dan jika larut dalam air akan menjadi natrium hidroksida dan asam borat (H3BO3). Borax atau asam borat biasa digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, bersifat antiseptic dan mengurangi kesadahan air. Bahan berbahaya ini haram digunakan untuk makanan (Cahyadi,2008).
Senyawa-senyawa asam borat ini mempunyai sifat-sifat kimia sebagai berikut : jarak lebur sekitar 1710C. larut dalam 18 bagian air dingin, 4 bagian air mendidih, 5 bagian gliserol 85% dan tidak larut dalam eter. Kelarutan dalam air bertambah dengan penambahan asam klorida, asam sitrat atau asam tartrat. Mudah menguap dengan pemanasan dan kehilangan satu molekul airnya pada suhu 1000 C yang secara perlahan berubah menjadi asam metaborat (HBO2). Asam borat merupakan asam lemah dengan garam alkalinya bersifat basa, mempunyai bobot molekul 61,83 berbentuk serbuk halus Kristal transparan atau granul putih tak berwarna dan tak berbau serta agak manis (Khamid,2006).
Borax dapat memperbaiki tekstur makanan sehingga menghasilkan rupa yang bagus sera memiliki kekenyalan yang khas. Dengan begitu borax sering disalahgunakan oleh para produsen makanan yaitu digunakan sebagai bahan pengawet pada makanan yang dijualnya seperti mie basah, bakso, mie kwetiau, sosis, lontong, cilok, dan otak-otak dengan ciri-ciri tekstur sangat kenyal, tidak lengket, dan tidak mudah putus pada mie basah. Namun begitu borax merupakan bahan tumbuhan makanan yang sangat berbahaya bagi manusia karena bersifat racun.

      B.     Tujuan
  1. Untuk menganalisis keberadaan bahan pengawet borax dalam sampel bakso
  2. Untuk mengetahui alat dan bahan yang digunakan dalam pemeriksaan borax secara kualitatif
  3. Untuk mengetahui cara kerja dalam pemeriksaan borax secara kualitatif

      C.    Alat dan Bahan
      1.      Alat
      a.       Wadah
      b.       Tusuk gigi/tusuk bamboo
      2.     Bahan
      a.      Bakso (sampel)
      b.     Kunyit basah        

      D.    Prosedur Kerja
      1.     Siapkan alat dan bahan
      2.     Ambil tusuk gigi lalu tancapkan ke kunyit basah dan tunggu beberapa detik
      3.     Tusuk gigi yang telah ditancapkan ke kunyit tadi kita ambil dan tancapkan lagi ke bakso dan tunggu hingga beberapa detik
      4.     Amati perubahan warna pada ujung tusuk gigi

      E.     Hasil
     Berdasarkan praktikum yang telah saya lakukan, hasil yang saya dapatkan pada saat pemeriksaan bakso yaitu negative mengandung borax.



F.     Analisa Hasil
     Berdasarkan hasil praktikum yang saya lakukan pada pemeriksaan borax secara kualitatif, diketahui bahwa pada tusuk gigi tersebut tidak terjadi perubahan warna yang menandakan bahwa dalam bakso tersebut tidak mengandung borax. Apabila dalam bakso tersebut terdapat kandungan borax maka akan terjadi perubahan warna pada ujung tusuk gigi yaitu berwarna oranye kemerahan atau berubah menjadi merah.
      G.    Kesimpulan
     Dari praktikum ini, maka dapat disimpulkan bahwa makanan yang mengandung borax jika dilakukan pemeriksaan menggunakan tusuk gigi dan kunyit basah, maka makanan tersebut atau pada ujung tusuk gigi akan mengalami perubahan warna menjadi oranye kemerahan. Dan apabila mengkonsumsi borax maka akan berdampak pada tubuh seperti menyebabkan demam, muntah, mual, mata merah, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, diare, sesak nafas, dan pendaharan di hidung serta jika borax masuk ke dalam tubuh dalam jumlah yang besar, maka dalam periode yang singkat dapat menyebabkan beragam masalah kesehatan serius seperti gangguan lambuang, usus, hati, bahkan gagal ginjal akut yang dapat menyebabkan kematian.
      H.    Saran
    Sebaiknya makanan yang sering dikonsumsi seperti bakso, mie, ataupun makanan olahan lainnya yang kemungkinan bisa mengandung borax terlebih dahulu di cek atau dites apakah dalam makanan tersebut positif mengandung borax atau tidak. Dan usahakan untuk tidak sering mengkonsumsi makanan yang besar kemungkinannya mengandung borax agar kita bisa terhindar dari berbagai macam penyakit.

Daftar Pustaka
Cahyadi, Wisnu. 2008. Analisis dan Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan.
Jakarta: Bumi Aksara. (Diakses pada 21 April 2020)
Saparinto dan Hidayati, 2006. Boraks dan MSG dalam baksa No 10 Juni 1990.
YLKI.Jakarta. (Diakses pada 21 April 2020)
Khamid, I.R. 2006. Bahaya Boraks Bagi Kesehatan. Penerbit Kompas. (Diakses pada 21 April 2020)

Komentar

  1. Semoga laporannya bermanfaat bagi masyarakat🙏

    BalasHapus
  2. Laporannya sangat jelas dan bahasa yang digunakan mudah dipahami

    BalasHapus
  3. Laporannya sangat bermanfaat 🙂

    BalasHapus
  4. Laporannya Jelas dan sangat bermanfaat

    BalasHapus
  5. Semoga laporan nya bermanfaat bagi kami yg membaca, dan bahasa mudah dipahami 👌

    BalasHapus
  6. Overall good, saran bisa ditambahkan ciri" bakso secara fisik yanh mengandung boraks👍. Thanks

    BalasHapus
  7. Laporannya sangat bermanfaat dan membantu menambah referensi👌🏻

    BalasHapus
  8. Laporannya singkat, jelas dan mudah dipahami

    BalasHapus
  9. Laporannya sangat mudah dipahami

    BalasHapus
  10. laporannya bagus singkat, padat, dan jelas. Sangat bermanfaat

    BalasHapus
  11. Dasar teori Sebaiknya fokus pada borax dan bakso, sehingga membantu dalam analisa hasil. Analisa hasil sepertinya tertukar dgn kesimpulan. Untuk kesimpulan sebaiknya menjawab tujuan praktikum. Saran sebaiknya sejalan dgn kesimpulan, karena hasilx negatif berarti cara memilih bakso yg tdk mengandung borax.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iye ibu makasih sarannya, laporan berikutnya akan lebih diperbaiki🙏

      Hapus
  12. Laporannya sangat bermanfaat👍

    BalasHapus
  13. Sangat bermanfaat dan mudah di pahami

    BalasHapus
  14. laporannya bagus dan mudah dipahami

    BalasHapus

Posting Komentar